Relationship goals: bagaimana yang benar biar gak salah kaprah!

Relationship goals kerap kali menjadi topik yang gak ada habisnya buat dibahas. Sering kita jumpai yang kata mereka relationship goals menjadi konsumsi publik di sosial media. Biar terlihat bahwa hubungan mereka bahagia, hubungan mereka baik-baik aja. Namun nyatanya dibalik layar sosial media kita kan gak pernah tahu, toh itu kita masing-masing yang merasakan apakah sudah bahagia atau belum.
Relationship goals: bagaimana yang benar biar gak salah kaprah!

Menjalin hubungan yang sempurna seperti yang diimpikan, bahagia seperti arti dari relationship goals sendiri sebenarnya bukan hal yang mudah. Sebab benturan, konflik dalam sebuah hubungan pasti adanya. Nah, justru dari benturan dan konflik dalam relationship jika sanggup menanggapi secara bijak, mau saling mengalah, saling mengerti, satu pikiran demi sebuah hubungan malahan akan terciptanya relationship goals.

Baca artikel menarik : Kontak Jodoh Janda

Sebenarnya wajar suatu hubungan mempunyai impian sebagai puncak dari sebuah kebahagiaan selagi itu masih positif buat kedepannya hubungan kamu jadi lebih baik. Seperti di bawah ini..

Bagaimana seharusnya relationship goals itu?

Membangun pikiran bersama buat sebuah hal yang positif

Relationship goals: bagaimana yang benar biar gak salah kaprah!
Lebih baik membangun/menyatukan pikiran bersama pasangan untuk sebuah hal yang positif. Toh itu kan demi kebahagiaan kamu juga, daripada harus sibuk mengumbar kemesraan di media sosial dan mengatakan bahwa "ini lho aku sekarang bahagia...!!!" Penting gak kira-kira orang lain harus tahu???

Saya rasa itu gak penting banget, mendingan merencanakan sebuah masa depan yang sifatnya nanti buat kebahagiaan kamu dan pasangan. Karena di depan sana masih banyak segudang hal yang perlu kamu dan pasangan pikirkan bukan hanya mengumbar kemesraan di media sosial.

Relationship goals itu? Mampu menerima kekurangan dan saling melengkapi..

Relationship goals: bagaimana yang benar biar gak salah kaprah!
Menurut saya relationship goals yang benar itu adalah mampu menerima kekurangan pasangan serta mampu melengkapi.

Sebuah hubungan dikatakan bahagia apabila mereka mampu mengisi kekurangan, jelas dari sini kalian akan terasa sangat kompak jika dirasakan. Maka kekompakan itu akan berujung pada relationship goals yang sebenarnya.

Baca artikel menarik : Biro jodoh gratis cari pasangan hidup

Bukan saling menyalahkan atau ego dalam menanggapi suatu masalah, namun jika diantara kalian punya kekurangan alangkah baiknya di selesaikan bersama. Itu baru kompak!

Ada yang bilang lebih cenderung menjadi diri sendiri..

Relationship goals: bagaimana yang benar biar gak salah kaprah!
Banyak yang mengatakan lebih baik menjadi diri sendiri daripada harus menjadi orang lain yang ternyata pasangan kamu tidak menyukainya.

Jadi diri sendiri selama pasangan kamu gak ada masalah dan menurutnya itu cocok maka hubungan kamu akan terasa lebih bahagia, sesuai dengan impian dari sebuah hubungan yaitu mencapai kebahagiaan. Jangan kata kamu harus begini namun ternyata pasangan kamu gak sesuai...selama dalam hal yang positif, menjadi diri sendiri itu akan mendorong kamu mencapai relationship goals yang benar.

Relationship goals dengan berkomitmen

Relationship goals: bagaimana yang benar biar gak salah kaprah!
Komitmen sangat penting dalam sebuah hubungan yang sepertinya banyak diabaikan oleh para pasangan. Mereka lebih memilih pasrah menjalani, mengalir seperti air. Padahal dengan membangun sebuah komitmen yang kuat pasangan LDR pun gak ada masalah. Mereka yang berkomitmen saling berpegang kuat yang tanpa disadari mereka satu pemikiran, satu gagasan dan satu tujuan demi mencapai kebahagian hubungan mereka nanti..


Bukankan ini yang dinamakan relationship goals? Seperti yang banya di idamkan para pasangan saat ini?

Berpikir luas karena sebuah hubungan yang bahagia itu bukan sebatas orang lain memandang kita selalu mesra, namun lebih pada apa yang kita rasakan dan jalankan...


Apakah kamu masih punya relationship goals yang lain? Silahkan berkomentar...
Relationship goals: bagaimana yang benar biar gak salah kaprah!