Obyek wisata goa selarong yogyakarta yang bersejarah

Wisata Yogyakarta – Gua Selarong adalah saksi sejarah perjuangan Pangeran Diponegoro melawan penjajah Belanda. Terletak sekitar 14 km barat daya Kota Yogyakarta, Gua Selarong menyimpan nilai historis yang tinggi di tengah perbukitan batu padas. Gua Selarong berada di Dukuh Kembangputihan, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasinya memang cukup terpencil namun akses jalan menuju Gua Selarong sudah sangat baik.
Obyek wisata goa selarong yogyakarta yang bersejarah

Sepintas Sejarah Gua Selarong Bantul


Pembebasan Indonesia dari Belanda terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945 namun perjuangan rakyat melawan penjajah ini telah berlangsung sejak berpuluh-puluh tahun bahkan hingga hitungan abad sebelum Proklamasi. Berbagai perang melawan Belanda sudah berkobar di berbagai daerah termasuk di Yogyakarta. Salah satu perang yang melibatkan masyarakat Yogyakarta melawan Belanda ialah Perang Diponegoro yang berlangsung selama 5 tahun antara 1825-1830.




Pangeran Diponegoro yang sebenarnya tinggal di desa Tegalrejo memilih mengasingkan diri ke Gua Selarong ketika Belanda sudah mulai mengusik kehidupan di daerahnya. Dengan bantuan para bangsawan Kraton, Pangeran Diponegoro melakukan gerilya melawan Belanda dari bukit kapur ini. Butuh waktu lama bagi pihak Belanda untuk mengetahui tempat Pangeran Diponegoro menyusun strategi. Meskipun pada akhirnya putra Sultan Hamengkubuwono III ini berhasil disergap dan diasingkan di Manado namun gua di perbukitan kapur ini tetap menjadi magnet tersendiri untuk mengenang perjuangan Pangeran Diponegoro.
Keindahan Alam Gua Selarong Yogyakarta

Gua Selarong Yogyakarta


Ketika memasuki wilayah Gua Selarong anda akan langsung disambut oleh patung Pangeran Diponegoro di atas kudanya. Pohon-pohon hijau menaungi jalan menuju perbukitan kapur. Gua Selarong berada di atas bukit kapur, dengan menapaki tangga satu demi satu sambil menikmati hijaunya pepohonan kita tidak akan letih hingga sampai di depan pintu gua. Sebenarnya di bukit ini ada dua buah gua, yang pertama adalah gua Putri yang berada di sisi timur dan gua Kakung yang berada di sebelah baratnya. Meskipun dinamakan gua, namun Gua Selarong bukanlah sebuah lubang yang memiliki jalan berliku hingga bawah tanah layaknya lubang cacing. Gua ini lebih mirip cekungan di bukit kapur yang kedalaman masing-masing tidak lebih dari 10 meter. Di lokasi inilah Pangeran Diponegoro melancarkan aksinya melawan pendudukan Belanda.


Air Terjun Gua Selarong Yogyakarta


Di sisi barat gua, mata anda pasti akan langsung tertuju pada cucuran air yang terjun bebas dari atas bukit. Sebuah air terjun dengan ketinggian sekitar 15 meter menghiasi pemandangan alam di bukit kapur ini. Batuan padas yang dihujani air dan tanaman hijau di sekitarnya menambah eksotis keindahan alam di Gua Selarong. Keindahan alam Gua Selarong dapat anda nikmati dari bawah pendopo kecil yang berdiri di sisi timur air terjun. Di tempat ini terdapat beberapa permainan anak juga tersedia sebagai wahana hiburan.


Pendopo Gua Selarong Yogyakarta


Sekitar 100 meter sisi selatan air terjun anda akan mendapati sebuah sumber mata air yang dinamakan Sendang Manik Moyo yang dipercaya sebagai tempat mandi Pangeran Diponegoro. Ttidak jauh dari sendang terdapat sebuah sumber mata air yang dinamakan Sendang Umbul Mulyo yang biasa digunakan untuk memasak dan mencuci. Selain itu terdapat obyek Gedogan yaitu sebuah kandang kuda milik Pangeran Diponegoro, Banjaran sebagai tempat upacara para pejuang dan Mancasan yang pernah dijadikan tempat mengeksekusi pengikut Pangeran Diponegoro yang berkhianat.

Untuk masuk obyek wisata Gua Selarong anda cukup membayar Rp 2000 per orang plus biaya parkir. Biaya yang cukup murah untuk belajar sejarah Pangeran Diponegoro sambil menikmati keindahan alam Gua Selarong Yogyakarta.
Obyek wisata goa selarong yogyakarta yang bersejarah
Next
This Is The Current Newest Page